Usia Bukan Halangan Bagi Pasangan Ibu Dan Anak Untuk Terus Berlari

Ida Keeling saat ini sudah berusia 100 tahun. Sementara putrinya, Shelley Keeling juga telah cukup lanjut usia, 67 tahun. Tapi untuk urusan olahraga, mereka berdua ahlinya! Buat Ida, olahraga justru menjadi obat baginya. Ia merasa fisiknya lebih prima dan menghilangkan perasaan dan pikiran buruk. Dan olahraga yang sangat digemari Ida adalah berlari. Dulu Ida pernah merasa depresi setelah kehilangan kedua anak lelakinya di tahun 1979 dan 1982. Tanpa sengaja saat ia berlari, perlahan depresinya reda sehingga Ida bisa move on dari rasa kehilangan.

Apalagi, menurut Ida lari adalah olahraga yang bisa membuat mereka merasa bebas. Lagipula, tak perlu terlalu banyak biaya untuk berlari. Kebahagiaan tersendiri juga dirasan Ida karena ketika dia berhasil memenangkan kompetisi lari dibantu sang putri sebagai pelatih. Shelley sendiri juga merasa bahwa berlari dapat membantu menghilangkan rasa sedih. Bersama sang ibu, mereka berlari bersama selama dua sampai tiga kali seminggu. 

Medali pertama diperoleh saat berusia 80 tahun. Disusul pada usia 92, Ida memperoleh medali emas dari sebuah kompetisi lari yang diikutinya. Secara total jumlah medali yang pernah diperoleh Ida adalah 60 medali! Meskipun tak semuanya emas ataupun perak, tapi medali tersebut menjadi bukti betapa tingginya determinasi Ida dalam menjaga kesehatan tubuh. 

Di usia 99 tahun, Ida mencatat rekor lari tercepat saat mengikuti kompetisi lari 100 meter untuk kategori kelompok usianya, di Ohio. Tanggal 30 April lalu saat usianya 100 tahun, Ida memecahkan rekor dunia ke-empat kalinya untuk kategori pelari tercepat di kelompok usianya, saat kompetisi lari 100 meter di Philadelphia.


Belajar dari sang ibu, Shelley memiliki prinsip bahwa setiap orang berkompetisi untuk segala sesuatu. Hanya butuh fokus dengan tujuan yang hendak dicapai dan jangan pernah kalah dengan kondisi yang ada. 


"Lakukan apa yang kamu butuhkan, bukan inginkan. Dengan lari, saya bisa mendapat stimulasi mental sehingga saya lebih semangat dan menikmati hidup saya. Kadang saya heran melihat cucu saya hanya duduk di meja dengan gadgetnya. Saya rasa, saya tidak bisa melakukan itu,"  Ida Keeling.
RELATED POST VIEW ALL
POPULAR
RECENT TAGS