Beberapa Efek Aneh Setelah Berolahraga Tapi Tidak Berbahaya

Semua sudah tau bahwa olahraga dapat memberikan efek positif bagi tubuh tapi meskipun demikian ada beberapa efek aneh yang kadang menyerang namun tidak berbahaya. Biasanya hal tersebut terjadi karena tubuh harus mengalami penyesuaian atau adaptasi. Beberapa hal itu diantaranya,

Menguap
Hal ini biasanya terjadi pada transisi perpindahan saat beristirahat dan akan kembali memulai olahraga. Tapi menguap dapat membantu mempersiapkan tubuh untuk aktivitas menantang atau energik. Tindakan menguap menyebabkan respons fisiologis yang meningkatkan respirasi tubuh ketika kadar oksigen terganggu. Kegembiraan, kecemasan dan kompetisi olahraga juga bisa menjadi penyebab menguap.


Perut kembung

Menurut Carolyn Nickol dari University of Cincinnati, terengah-engah atau tegukan udara selama berolahraga dapat menyebabkan kelebihan produksi gas, yang akhirnya menyebabkan perut kembung. Selain itu, latihan inti, seperti pilates atau yoga, dapat meningkatkan tekanan di bagian tengah tubuh. Jadi ketika otot-otot perut sekitar usus terkontraksi, dapat berakibat perut kembung.


Rasa panas di dada

Olahraga cardio dapat menyebabkan rasa sakit dan panas di bagian dada karena tipe latihan tersebut dapat memindahkan makanan di dalam perut menuju ke esofagus, sehingga menyebabkan rasa panas di dada dan refluks asam. Kondisi ini dapat dicegah dengan menghindari mengonsumsi produk susu sebelum berolahraga dan memberi kesempatan tubuh untuk mencerna makanan sebelum berolahraga.

Ingusan

Olahraga dapat menyebabkan perubahan fisiologis dalam sistem saraf, membuat hidung meler, terutama pada orang yang mengalami rhinitis. Rhinitis adalah peradangan di jaringan hidung yang umum di kalangan atlet. Suhu perubahan dan udara lembab dapat menyebabkan pembuluh darah di hidung melebar, yang memungkinkan sekresi di hidung mengalir lebih bebas. Selain itu, jika berlari atau latihan di luar ruangan, alergen di lingkungan dapat berkontribusi untuk hidung meler.

Kram otot

Berolahraga ketika sedang mengalami dehidrasi juga dapat menyebabkan otot-otot berkontraksi dan akhirnya kram, akibat terlalu sedikit air dalam otot. Kram otot tidak biasa dan dapat dicegah dengan meregangkan otot-otot sebelum olahraga rutin, dan dengan minum cairan yang cukup sebelum olahraga.

RELATED POST VIEW ALL
POPULAR
RECENT TAGS